Penat sekali setelah aktifitas seharian, rasanya ingin membaringkan badan, tumben hari ini tidak hujan ah… teringat masih punya pR buat repair 3 buah motorola e398 2 buah yang parah blank os dan no signal, satunya

motorola e398

Motorola e398

hanya flashing biasa. Mungkin ini motorola e398 paling parah yang pernah saya temui setelah sebelumnya pernah mengalami hal yang hampir sama blank os, tapi ini beda sudah hampir lebih dari 3 hari motorola e398 ini mangkrak di meja saya, walaupun jurus dari berbagai perguruan manapun sudah saya keluarkan semua, oura jahat yang terpancar tetap saja tidak bisa saya hilangkan. Tapi saya akan berusaha sampai titik darah penghabisan, saya masih punya 1 jurus andalah yang dasyat… hub… sambil menarik nafas dalam-dalam tahan di perut sambil konsentrasi menyalurkan tenaga dalam ke kedua belah tangan,

saya ambil kabel data e398 kemudian saya colokkan ke hp motorola e398. saya cek di device manager

motorola_flash_interface

Device Manager, Motorola flash interface

setelah terhubung dengan sempurna.

saya buka program “Repair Studio”(RepStudio_Demo.exe) kemudian pada “Phone type:” saya pilih E398, kok jadi deg-degan gini ya? terasa seperti mau ngungkapin

Repstudio, buat repair PDS

Repstudio, buat repair PDS

rasa cinta ke cew pujaan hati oups…(oalah…hik-hik), beberapa menit setelah saya clik tombol “Repair” duh… muncul error message “Erase fail” hampir sama seperti pada kasus sebelumnya pada waktu memakai program “Flash Backup” terjadi pada proses “erasing memory”.

Repstudio, error message

Repstudio, error message

Duh… sempat pusing juga. kemudian saya brosing di web moding motorola dan beberapa forum pengguna motorola(http://motohell.com, http://motolovers.or.id, http://www.motousers.or.id ) disitu banyak sekali tips dan trik seputar motorola, menurut rekan-rekan di forum (masta-masta motorola) jika mengalami permasalah di atas mau-tidak mau harus “testpoint” wuih

fllash backup, error message

flash backup, error message

mendengar namanya saja jadi takut bulukuduk ini merinding, seluruh badan terasa dingin padahal belum tau apa itu “testpoint” wealah setelah tahu ternyata “testpoint” itu adalah mengkonsletkan pin konektor 4 dan 5, caranya setelah pin konektor 4 dan 5 terhubung baru baterai motolora e398 dimasukkan ke tempatnya. mak plug… jadi deh…, setelah itu saya mulai lagi langkanya seperti diatas dan proses flashing berjalan dengan lancar SUKSES broe oups…. tapi ketika tak coba sinyalnya kok ngk ada ya??? hua hua hu… a menurut rekan-rekan di forum katanya perlu di tuning emm em dituning?gimana ya? tunggu postingan berikutnya>>>

Catatan:

  • Tulisan diatas adalah berdasarkan pengalaman saya selama flashing hp motorola e398 mungkin ada tulisan yang kurang/kliru mohon koreksinya.
  • Kalo mau mencoba tulisan diatas silahkan saja tapi jika terjadi hal yang tidak dinginkan, resiko di tanggung sendiri hik hik
  • Terimakasih saya ucapkan buat rekan-rekan di web dan beberapa forum komunitas Motorola ( moding motorola, http://motohell.com, http://motolovers.or.id, http://www.motousers.or.id dll yang tidak mungkin saya sebutkan satu-persatu)